ONLINELUWURAYA.COM,LUTIM — Sayuti (92 Tahun) salah satu pemilik tanaman merica tertua yang diperkirakan berumur 72 tahun terletak di Desa Timampu,Kecamatan Towoti,Kabupaten Luwu Timur.
Ia mengungkapkan kalau dia bersama Almarhumah ibunya mulai mengembangbiakkan merica sejak Soekarno masih jadi Presiden Indonesia atau berkisar antara tahun 1945 – 1950,Kamis (12/10/2017).
” Umur saya kala itu (mulai tanam merica) kalau tidak salah 25 tahun. Saya tanam ada beberapa pohon, namun yang masih berbuah hingga saat ini hanya tinggal satu saja,” ungkapnya.
Dari kondisi tiang merica tersebut, sudah dipenuhi lumut namun masih berdiri kokoh bahkan buahnya pun terlihat masih subur tak kalah dengan merica-merica yang ditanam beberapa tahun ini.
“Saya bahkan sudah jarang merawat pohon merica ini, namun tetap saja tumbuh dan kerap kali saya juga panen meski jumlahnya sedikit,”ucapnya.
Sampai saat ini masyarakat di Towuti khususnya di Desa Timampu, Bantilang, Loeha, Tokalimbo dan beberapa desa lainnya hingga kini masih menggantungkan hidup dengan menanam merica.Hal ini membuat ekonomi masyarakat di wilayah pesisir tersebut meningkat dibanding beberapa tahun terakhir ini.(AM)