metro

Salubattang Langganan Banjir, Ini Reaksi Warga

ONLINELUWURAYA.CO, PALOPO  — Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Palopo membuat sungai Salubattang meluap dan merendam rumah warga di Kelurahan Salubattang, Kecamatan Telluwanua.

Kahar warga Salubatang mengatakan bahwa Kelurahan Salubattang khususnya Dusun Marobo kerap dilanda banjir.

“Salubattang ini memang sudah langganan banjir bahkan di tahun ini telah 7 kali terjadi banjir,” kata kahar, saat dikonfirmasi dilokasi, Minggu (31/10/2021)

Ia mengungkapkan bahwa banjir kali ini merupakan banjir terbesar dari beberapa kejadian banjir sebelumnya.

“Banjir ini yang tersebar yang merupakan luapan sungai salubattang yang menyebabkan sekitar 20 rumah warga yang terendam,” ungkapnya.

Kahar menambahkan, dirinya bersama warga lainnya telah mengimbau kepada warga untuk mengungsi ke tempat yang aman dan melakukan evakuasi.

“Tadi kita telah meminta kepada warga untuk mengungsi sementara harta bendanya telah di pindahkan ketempat yang aman dan warga saat ini kesulitan air bersih,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ia menuturkan bahwa hingga sore tadi sejumlah relan sudah berdatangan baik dari Relawan Luwu Raya, MDMC, Polres Palopo, Dinsos Palopo dan Tagana Palopo.

“Jadi kita berterima kasih kepada pihak relawan dan intansi lainnya yang telah datang memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua MDMC Kota Palopo yang juga ditemui dilokasi banjir pihaknya telah melakukan assessment untuk kebutuhan warga yang terdampak banjir.

“Kami tadi telah membagikan makan siap saji kepada warga, karena kami juga melihat warga kesulitan untuk memasak. saat ini kami baru melakukan assessment terhadap warga yang terdampak dan kami akan kembali menyalurkan bantuan tahap selanjutnya,” tuturnya.

Dari pantauan dilokasi, selain merendam rumah warga, juga merendam lahan persawahan warga.

Diketahui, selain Kelurahan Salubatang juga melanda kelurahan pentojangan, Kelurahan maroangin Kecamatan Telluwanua pada sabtu (30/10/21) Malam.

Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palopo mengeluarkan data resmi dampak yang diakibatkan hujan lebat dan angin kencang pada 30 Oktober 2021 malam.

Dari data yang didapatkan, total kerusakan yang diakibatkan angin kencang cukup besar. Jumlahnya mencapai 304 rumah penduduk, dan 12 rumah ibadah.

Tidak hanya itu cafe dan kios yang terletak di jalan Lingkar  rata dengan tanah. (JIN)

 

Comments

Berikan Komentar Anda

Berita Populer

To Top