ONLINELUWURAYA.CO, PALOPO —- Bagi ribuan tenaga honorer di Kota Palopo, akhir tahun 2025 menjadi penantian yang penuh harap.
Setelah melalui proses seleksi yang panjang, kabar gembira akhirnya datang: 3.300 honorer telah dinyatakan lolos dan akan dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Status baru ini, meski belum sepenuhnya Pegawai Negeri Sipil (PNS), membawa harapan besar akan kepastian kerja dan jaminan masa depan yang lebih baik.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Palopo, Irfan Dahri, Jumat (28/11/2025), membenarkan rencana pelantikan tersebut. Namun, ia sekaligus meluruskan simpang siur informasi yang beredar.
“Rencananya memang akan dilakukan pelantikan di bulan Desember, tapi bukan 2 Desember seperti ramai dibicarakan. Yang benar itu, pelantikannya kemungkinan akan dilaksanakan pertengahan atau jelang akhir Desember,” jelas Irfan Dahri.
Pelantikan ini masih menunggu penyelesaian proses administrasi yang sedang berjalan di Inspektorat.
Pengangkatan ini menjadi penanda penting dalam upaya pemerintah daerah memberikan kepastian status kepada para tenaga honorer yang selama ini telah mengabdi di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
PPPK Paruh Waktu yang akan dilantik nantinya akan menerima Surat Keputusan (SK) dan Nomor Induk Pegawai (NIP) resmi.
Namun, Irfan Dahri menegaskan bahwa saat ini, dari segi upah, belum ada perubahan signifikan.
“Setelah dilantik, teman-teman PPPK Paruh Waktu kembali lagi bekerja seperti biasanya. Honornya masih tetap sama seperti yang diterima sebelumnya di masing-masing tempat kerja,” tambahnya.
Meski demikian, status PPPK Paruh Waktu bukanlah akhir dari perjalanan. Status ini diposisikan sebagai jembatan emas.
Pemerintah Daerah telah menetapkan bahwa PPPK Paruh Waktu ini akan menjadi prioritas utama untuk diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu (P3K).
Pengangkatan penuh waktu akan dilakukan secara bertahap, disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah serta kebutuhan spesifik di setiap OPD.
Inilah yang menjadi inti harapan bagi 3.300 honorer tersebut. Pengangkatan penuh waktu menjanjikan hak dan tunjangan yang setara dengan ASN, yang secara otomatis akan meningkatkan kesejahteraan mereka.
Dengan pelantikan yang semakin dekat, para PPPK Paruh Waktu di Palopo kini tengah menghitung hari, menantikan legalitas resmi yang mereka dapatkan.
Ini bukan sekadar perubahan status, melainkan pengakuan atas dedikasi mereka selama bertahun-tahun, sekaligus langkah awal menuju stabilitas karier sebagai bagian integral dari mesin pemerintahan Kota Palopo.(**)
Lewati ke konten












