Ikut Tes PPPK Desember 2024 dan Dinyatakan Lulus Nomor Urut 4, Berlianta Arifin: Ada Pihak yang Tidak Ingin Saya Lulus

ONLINELUWURAYA.CO, PALOPO —- Tenaga Administrasi di Kantor Camat Wara Timur, Kota Palopo, Sulsel, bernama Berlianta Arifin, SE kembali mempertanyakan dirinya yang tidak lolos sebagai PPPK Paruh Waktu 2025 kepada pihak BKPSDM dan Inspektorat Kota Palopo.

“Saya merasa ada pihak tertentu yang tidak ingin saya lulus, padahal pada saat tes P3K bulan desember 2024 dari sekian peserta untuk formasi kecamatan wara timur saya urutan ke 4,” ungkapnya kepada media ini, Kamis (25/12/2025) malam





Tidak hanya itu, Anta panggilan akrabnya juga membantah pernyataan Kepala Badan BKPSDM yang menyatakan bahwa pihaknya tetap berpatokan pada hasil pemeriksaan inspektorat.

“Saya bantah itu pernyataannya pak kaban kalo bkpsdm meloloskan nama-nama PPPK berdasarkan hasil pemeriksaan inspektorat, karena selama ini saya tidak pernah diperiksa sama skali oleh inspektorat terkait hal ini, tidak ada BAP ataupun surat pemanggilan saya untuk diperiksa oleh inspektorat. Pada saat inspektorat datang ke kecamatan wara timur itupun mereka bawa nama-nama yang sesuai dengan pengumuman sebelumnya dimana terdapat 2 orang yang disinyalir bermasalah sedangkan nama saya tidak ada. Malahan saya pertanyakan ke pihak inspektorat hal ini kenapa begini sampai nama saya tidak ada makanya langsung dicatat pada saat itu. Saya merasa diperlakukan seperti honorer siluman atau fiktif .Terakhir saya konfirmasi ke pak kaban jawabannya kalo nama-nama yang masuk aduan sebanyak 14 orang itu diserahkan ke ibu walikota untuk diperiksa kembali inspektorat kan aneh jadinya,” beber Anta.

“Saya meminta pihak inspektorat untuk melakukan penelusuran ataupun investigasi terkait verifikasi yang dilakukan oleh BKPSDM di bulan agustus kemarin karena saya menilai ada kejanggalan dimana nama saya sudah tulis dalam tulisan pensil (tidak aktif) di lembar verifikasi yang dibagikan ke teman – teman. Saya merasa ada pihak tertentu yang tidak ingin saya lulus.,” ungkapnya.

Kepala BKPSDM Irvan Dahri pun berdalih dan menyudutkan pihak Inspektorat yang tidak memasukkan nama Ybs (Berlianta Arifin) untuk dilakukan pemeriksaan

“Kenapa memang tidak dimasukkan dalam pemeriksaan apalagi dia termasuk non asn yg telah mengikuti tes,” ujar Irvan Dahri saat dikonfirmasi via WhatsApp, Kamis (25/12/2025).

Sementara itu Kepala Inspektorat Kota Palopo Subair mengatakan pihaknya tidak pernah menerima atas nama Ybs (Berlianta Arifin) dari pihak BKPSDM Palopo.

“Kami tidak pernah menerima nama ybs untuk diperiksa dari BKPSDM,” ujarnya saat dihubungi via WhatsApp.

Pihak Berlianta Arifin khususnya dan publik pada umumnya meminta kepada pimpinan BKPSDM dan Inspektorat dalam hal ini Wali Kota Palopo, Pihak Kemendagri serta pihak terkait lainnya untuk menelusuri kejanggalan yang terjadi dalam proses perekrutan PPPK Paruh Waktu 2025 yang dilakukan oleh pihak BPKSDM dan Inspektorat Palopo. (Al/*)