hukum & kriminal

Dinilai Lambat Atasi Sejumlah Kasus, Aliansi Frontal Menggugat Teriakan ‘Percuma Lapor Polisi’

ONLINELUWURAYA.CO, PALOPO —Sejumlah ahasiswa yang tergabung dalam aliansi Front kembali melakukan aksi damai di depan Kantor Wali Kota Palopo, Senin (20/12/2021).

Aksi tersebut dilakukan untuk menyampaikan kepada masyarakat mengenai kinerja Polres Kota Palopo dalam hal penanganan sejumlah kasus yang terjadi di wilayah hukum Polres Palopo.

Selain meneriakan sejumlah orasi terkait kinerja-kinerja polres yang lambat, sejumlah massa aksi juga memberikan selebaran serta spanduk yang bertuliskan hastag percuma lapor polisi.

Jendral Lapangan, Nurhayati mengatakan aksi ini merupakan aksi lanjutan terkait beberapa trand kasus yang terjadi di Kota Palopo yang dinilai lambat dan seakan di diamkan.

” Aksi ini merupakan aksi lanjutan dimana kami menyampaikan beberapa hal terkhusus nya kinerja Kepolisian di Kota Palopo, dimana masih banyak kasus yang seakan di abaikan dan tidak ada tindakan serius di Lingkup Polres Kota Palopo,” kata Nurhayati.

Lanjutnya, selain kasus yang belum di atasi serta seakan di diamkan Kinerja Polres Palopo kembali tercoreng dengan dihentikan kasus pemerkosaan yang di alami mahasiswi di Kota Palopo. Dimana kita ketahui bahwa pelaku sudah mengakui perbuatannya akan tetapi pihak kepolisian malah menghentikan kasus tersebut bahkan proses nya bisa di bilang sangat singkat yaitu kurang lebih sebulan sudah di hentikan serta dalam penanganan kasus ini pihak kepolisian cacat prosedur.

” Entah apa yang dipikirkan Pihak Kepolisian terkhusus nya Polres Palopo dimana kinerja-kinerja saat ini lambat dan seakan tertidur dalam penanganan sejumlah kasus. Termasuk kasus pemerkosaan yang di alami oleh mahasiswi yang seakan didiamkan dan tidak ada tindakan serius malahan hanya ada tindakan bullying dan intimidasi yang coba dilakukan oleh pihak kepolisian,” ungkapnya

Sedangkan untuk kasus kriminal dan korupsi pihak Kepolisian juga dinilai lambat penanganannya. Hal tersebut dibuktikan dengan masih banyaknya kasus kriminal yang belum terselesaikan sampai sekarang serta kasus korupsi di Kota Palopo yang seakan didiamkan.

” Untuk Kasus kriminal setidaknya ada beberapa yang masih mangkrak tanpa ada tindakan serius seperti kasus kekerasan dengan menggunakan Double stick dan samurai yang memakan korban, kasus bentrok antar warga, kasus penemuan mayat di mandala yang masih belum jelas, serta maraknya balap liar serta kasus pembegalan yang merajalela sedangkan untuk kasus korupsi yang terjadi di Kota Palopo pun sama saja seakan didiamkan dan tidak ditindak oleh pihak kepolisian,” pungkasnya.

Perlu diketahui dalam aksi tersebut massa aksi kembali meneriakan hastag percuma laopor polisi sebagai bentuk kekecewaan atas kinerja Kepolisian.

Hingga berita ini dimuat belum ada keterangan resmi dari Polres Palopo. (**)

Comments

Berikan Komentar Anda

Berita Populer

To Top